Oleh: Rizky Widian, Ph.D., Peneliti PACIS Meningkatnya rivalitas antara Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) telah mendorong banyak pihak untuk berargumen bahwa negara-negara berkekuatan kecil semakin kehilangan ruang gerak strategisnya. Sejak pemerintahan Trump...
Sudut Pandang
Di Balik Penculikan Presiden Maduro oleh AS: Unpredictability dan Distraksi
Pada Senin, 5 Januari lalu, salah satu peneliti PACIS UNPAR, Kishino Bawono, diwawancarai oleh KompasTV terkait serangan dan penculikan Presiden Nicolas Maduro dari Venezuela oleh Pemerintahan Trump di Amerika Serikat. Dalam wawancara tersebut, Kishino memaparkan...
Glokalisasi Parfum: Representasi Budaya Indonesia dalam Industri Wewangian Lokal
Oleh: Maria Alpha Carmelite, Peneliti PACIS Dalam beberapa tahun terakhir, industri parfum lokal Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Merek-merek lokal seperti House of Medici dengan merek saudaranya, HoM Haute, Project 1945, Ataraksia, Semerbak...
Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80 di New York: Presiden Prabowo Ejawantahkan Prinsip Lebih Aktif dan Asertif dalam KLN RI
Presiden Prabowo Subianto tampaknya semakin menunjukkan dirinya sebagai Foreign Policy President. Sejak dilantik sebagi Presiden RI ke-8, Prabowo tidak pernah lelah untuk bertemu dengan pemimpin-pemimpin dari berbagai negara di Kawasan yang berbeda. Terakhir Prabowo...
Menuju Diplomasi Publik yang Simetris: Mengkaji Ulang Keterlibatan Korea–ASEAN
Artikel ini pertama kali diterbitkan di situs Public Diplomacy Center (PDC), https://uscpublicdiplomacy.org/blog/toward-symmetrical-public-diplomacy-rethinking-korea%E2%80%93asean-engagement Setiap tahun, survei State of Southeast Asia yang dilakukan oleh ISEAS...
Bahaya Narasi “Kesiapan Pulau Galang Tampung Warga Palestina”
"Pemerintah Indonesia sebaiknya menghentikan narasinya terkait kesiapan Indonesia menampung warga Palestina yang sakit di Pulau Galang. Di media-media internasional, terbangun kesan bahwa posisi Indonesia sangatlah lunak terhadap Israel dan Amerika Serikat. Narasi ini...






